NIBA Purn POM AD Buyung Achmad di Serang NIBA Ateng di Budiman Swalayan Panam, Purn POM AD Buyung Achmad : Kita Sudah Kerjasama Dengan Perusahaan

Jumat, 02 Oktober 2026

Riaubicara.com,Pekanbaru - Kota Pekanbaru kembali tidak baik-baik saja.

Aksi premanisme kembali terjadi Budiman Swalayan Panam, Sabtu (26/9/2026).

Kericuhan ini terjadi oleh sekelompok orang yang mengatasnamakan NIBA Pekanbaru yang di Ketuai Yanmar alias Ateng. melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam berupa parang ke anggota bongkar muat NIBA KSPSI AGN Kota Pekanbaru yang di Ketuai Buyung Achmad Chan.,S.H.,M.H.

Terkait kejadian tersebut, Ketua PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru, (Purn. POM AD) Buyung Ahmad Chan atau akrab disapa Buyung POM, pada saat konferensi pers, Jumat (2/10/2026). Dikantornya Jalan Sekuntum No 2E Kota Pekanbaru, kepada awak media menyampaikan bahwa kejadian berawal pada saat anggotanya sedang melakukan bongkar muat di Budiman Swalayan Jalan HR. Soebrantas, Panam.

Yang mana, pihaknya telah mengantongi PKB (Perjanjian Kerja Bersama) kepada Budiman Swalayan, tiba tiba datang beberapa orang yang mengaku dari NIBA yang di ketuai Ateng menghentikan aktifitas anggotanya.

Pada saat itu, terjadilah perdebatan antara kedua belah pihak, karena tidak mempunyai legalitas ataupun PKB (Perjanjian Kerja Bersama) dengan pihak perusahaan maka NIBA yang di Ketuai Ateng mundur.

Lanjutnya, beberapa saat kemudian NIBA Versi Ateng, kembali ke area Budiman Swalayan, kali ini kelompok NIBA Versi Ateng, membawa anggotanya lebih ramai dari sebelumnya.

Sekitar lebih kurang 60 orang, anggota NIBA Versi Yanmar alias Ateng Cs, secara membabi buta melakukan penyerangan brutal menggunakan senjata tajam jenis parang ke pada anggota NIBA/KSPSI AGN,"kata Buyung Achmad Chan.

"Akibat penyerang tersebut, anggota nya yang bernama Zulzani mengalami luka bacokan di kepala dan salah satu jari tangan nya putus," Kata Buyung Achmad Chan.

Kami dari PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru, mendesak kepada Aparat Kepolisian untuk segera menangkap pelaku pembacokan terhadap anggotanya," tegasnya.

Karena, sampai saat ini, NIBA Versi Ateng Cs, terus melakukan teror dan terus bergerilya ke perusahaan perusahaan yang ada di kota Pekanbaru, padahal NIBA Versi Ateng Cs tidak memiliki PKB ataupun legalitas yang jelas, sedang kan PC FSP NIBA/KSPSI AGN Kota Pekanbaru sudah memiliki PKB dengan perusahaan perusahaan yang ada di kota Pekanbaru.

“Buyung Achmad Chan.,S.H,M.H., juga mengungkapkan bahwa sampai saat ini anggotanya dilapangan masih kerap mendapat teror dan merasa terganggu saat melakukan aktivitas bongkar muat padahal sudah melakukan PKB dengan pihak perusahaan.

Terkait penyerangan yang disertai pembacokan terhadap anggotanya, Kami telah melaporkan peristiwa tersebut ke Polda Riau, dan berharap pihak Polda Riau segera menangkap Pelaku Pembacokan terhadap anggotanya, agar terciptanya kondusifitas di Kota Pekanbaru,"tutup Buyung Achmad Chan,S.H.,M.H.

(Tim**)